Mengapa SIDIK?

Sistem informasi pendidikan tentu bukan barang baru di bidang ini. Sudah ada beberapa sistem informasi pendidikan yang dikembangkan di Indonesia yang juga baik dan bagus. Namun tim SIDIK mencoba menelaah lebih dalam ke lapangan untuk melihat problem-problem yang terjadi di lapangan terkait manajemen sekolah. Dari situ SIDIK berusaha menyajikan sistem informasi yang seefektif mungkin menjawab permasalahan-permasalahan yang ada dengan seminimal mungkin aksi.

1. SIDIK simpel namun efektif

Banyak sistem informasi yang menyajikan banyak modul dan fitur-fitur advanced (tingkat lanjut). Namun realita di lapangan tidak sejalan dengan hal tersebut. Pengguna ternyata merasa sulit dan rumit dalam mengoperasikan sistem informasi yang demikian. Setidaknya ini disebabkan beberapa faktor:

  1. Banyak guru dan staf administrasi di sekolah-sekolah di Indonesia yang masih gagap teknologi. Sistem informasi dengan teknologi yang canggih justru menjadi kendala bagi mereka.

  2. Fitur dan teknologi yang disajikan sistem informasi tersebut jauh melebihi kebutuhan sekolah. Terkadang kebutuhan sekolah sebatas operasi-operasi sederhana namun ditampilkan dengan terlalu rumit dalam sistem informasi tersebut.

  3. Sistem manajemen yang diterapkan sekolah berbeda dengan yang ditawarkan oleh sistem informasi. Bisa jadi sistem informasi menyajikan manajemen yang baik dan rapi, namun di sisi lain sekolah belum siap menerapkannya karena berbagai faktor.

Oleh karena itu SIDIK berusaha menyajikan pengelolaan manajemen sekolah sesederhana dan seefisien mungkin. Operasi-operasi yang ada mudah diakses dan mudah dipahami oleh pengguna, sehingga pengguna yang awam teknologi pun akan cepat beradaptasi.

2. Mobile integration

Melihat perkembangan teknologi mobile dari waktu-ke-waktu yang semakin pesat, kami melihat adanya kebutuhan mengintegrasikan manajemen pendidikan dengan mobile lifestyle. Ketika semua informasi yang dibutuhkan orang sehari-harinya semakin mudah dan murah didapatkan dalam genggaman, maka informasi pendidikan pun bisa kita sajikan ke dalamnya.

Oleh karena itu SIDIK berinovasi menyajikan beberapa fitur yang mengintegrasikan manajemen pendidikan dengan mobile lifestyle, diantaranya:

  1. Push notification.
    Orang tua yang menggunakan perangkat komunikasi mobile, dapat menerima notifikasi di perangkat mereka setiap ada informasi yang penting untuk diketahui. Misalnya ketika sudah masuk tempo pembayaran SPP, atau adanya tunggakan iuran, atau pengumuman-pengumuman penting dari sekolah, maka akan muncul notifikasi di perangkat mobile yang dimiliki orang tua yang memungkinkan mereka untuk melihat informasinya secara lebih rinci melalui perangkat yang sama.

  2. Mobile app.
    SIDIK menyediakan mobil app atau aplikasi yang di-install di perangkat mobile yang memungkinkan orang tua untuk melihat data-data penting yang membantunya memahami perkembangan pendidikan anak di sekolah.

3. Mudah dikustomisasi

Kami menyadari bahwa belum banyak sekolah di indonesia yang menerapkan sistem manajemen yang terstandarisasi. Artinya, sistem manajemen di suatu sekolah sangat mungkin berbeda dengan yang diterapkan di sekolah lain. Oleh karena itu sebuah sistem informasi harus siap menghadapi realita ini.

SIDIK senantiasa berkomitmen untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan user. Tim pengembang SIDIK selalu siap untuk melakukan kustomisasi yang diperlukan untuk meng-cover kebijakan-kebijakan dan aturan-aturan yang diterapkan di sekolah.

Comments are closed.